Trik Jitu Menjadi Ibu Pintar di Era Millenial

Kokoindonesia.com - Di era milenial ini, dunia membutuhkan wanita yang pintar dalam mengelola keluarga. Kenapa? Karena dengan seorang wanita, nantinya akan melahirkan generasi-generasi penerus yang hebat sehingga kehidupan dunia akan berkelanjutan sampai batas waktu yang ditentukan oleh sang Pencipta.

 

 

Seorang wanita pada hakikatnya adalah seorang istri dan ibu. Bertambahnya tugas seorang wanita setelah menikah adalah sebuah keniscayaan dan ini semua harus difahami dan diperhatikan oleh siapa saja yang mengakui dirinya sebagai wanita. Seorang ibu rumah tangga harus melayani suami, harus melahirkan, harus mengasuh dan mendidik anak, harus mengurus rumah, memasak dan lain sebagainya.

 

Peran ganda dalam dirinya harus benar-benar dimainkan dengan cantik terlebih bila seorang wanita mengambil peran lainnya dalam ranah publik atau sosial kemasyarakatan. Multi tasking yang dimiliki seorang wanita tentulah harus ditunjang dengan ilmu dan pengetahuan yang memadai. Ada sangat banyak jenis ibu. Ada ibu pintar, ibu yang menderita, ada ibu yang ‘gitu-gitu aja’. Bunda ingin menjadi ibu yang seperti apa? Jika ingin menjadi ibu pintar di era milenial, yuk lakukan 8 tips berikut ini.

 

  1. Cintai Peran Anda Sebagai Ibu

Cintai peran sebagai ibu, niscaya Bunda selalu bahagia. Untuk mencintai peran sebagai ibu, salah satu caranya Bunda harus mengerti peran penting seorang ibu dalam kehidupan manusia. Coba bayangkan, bagaimana jadinya jika semua ibu menolak hamil dan melahirkan? Sungguh, ibu adalah pelahir pemimpin peradaban.

Semua ulama, semua pemimpin dunia, lahir dari seorang ibu. Tak akan ada kehidupan, tanpa ibu. Bunda pasti berbangga menjadi ibu jika mengerti peran penting ini.

 

  1. Selalu Bersyukur

Selalu lihatlah dunia ini dengan pikiran positif. Perhatikan sekitar, tidak semua perempuan mendapatkan anugerah menjadi seorang ibu. Banyak perempuan bahkan tidak diberi anak yang lahir dari rahimnya. Bersyukurlah bahwa Allah memberikan kepercayaan kepada Bunda untuk menjadi ibu.

Sebaliknya, jika Bunda melihat dari sisi negatif, Bunda akan menyesali peran sebagai ibu yang dianggap penuh kerepotan. Buang pikiran negatif itu, karena hanya akan menjadi beban. Yuk jadi bunda yang pintar dalam mensyukuri nikmat Allah di era milenial ini.

Baca juga : Top 10 Destinasi Wisata di Jogja Terhits dan Terfavorit 2020

 

  1. Miliki Prioritas Kehidupan

Sangat banyak kewajiban yang harus Bunda lakukan, sementara waktu anda sangat terbatas. Bunda pasti memiliki sangat banyak rencana dan keinginan. Maka miliki prioritas, hal apa yang harus anda utamakan. Pandai-pandailah mengatur waktu dan sumber daya, agar semua hal bisa terlaksana dengan baik, dimulai dari hal yang prioritas. Tanpa prioritas, akan sangat banyak pemubadziran waktu maupun potensi. Maka susunlah prioritas kebutuhan, prioritas kegiatan, prioritas keinginan. Semua harus Bunda berikan bobot nilai agar lebih tepat dalam menyusun prioritas.

 

  1. Sediakan Waktu dan Biaya untuk Pengembangan Diri

Ibu harus hebat, smart, hangat, kuat dan bersahabat. Sangat banyak hal perlu Bunda mengerti, sangat banyak hal perlu anda miliki untuk bekal mendidik anak-anak. Maka Bunda harus menyediakan waktu untuk pengembangan diri. Belajar, membaca buku, mengikuti kajian keilmuan, seminar, diskusi, dan lain sebagainya. Hal ini akan menjadi motivasi bagi anak-anak Bunda untuk selalu belajar dan menjadi lebih baik lagi. Jangan menjadi ibu yang malas, tidak bergairah dalam menjalani kehidupan. Karena akan menjadi contoh buruk bagi anak-anak Bunda.

 

  1. Miliki Pola Hidup Sehat

Hidup harus seimbang, maka biasakan pola hidup sehat secara ruhani maupun jasmani. Secara ruhani, perbanyak belajar dan menghadiri majelis ilmu, basahi ruhaniyah dengan ibadah dan mengunjungi majelis dzikir. Secara jasmani, perhatikan pola hidup sehat seperti makan yang sehat bergizi, cukup istirahat, juga harus menyempatkan diri untuk olahraga secara teratur. Sebagai ibu, harus memberi contoh pola hidup yang sehat dan seimbang kepada anak-anak anda. Jangan sampai memberikan contoh pola hidup yang salah dan buruk.

 

  1. Miliki Minat atau Hobi untuk Dikembangkan

Ada sangat banyak minat, bakat dan hobi yang bisa ditekuni dan dikembangkan. Menekuni suatu hobi akan sangat mengasyikkan dan membahagiakan. Ini adalah salah satu cara menghilangkan stres dan beban permasalahan. Hidup menjadi segar dan berwarna-warni jika anda memiliki minat atau hobi yang anda tekuni dan dikembangkan secara produktif.

 

  1. Miliki Komunitas yang Positif

Milikilah komunitas yang positif, yang akan menjaga nilai-nilai kebaikan diri Bunda. Seseorang selalu dipengaruhi oleh teman dekatnya, maka sangat penting memilih teman salih salihah. Jangan salah memilih teman pergaulan, karena mereka bisa menyeret ke dalam keburukan. Jika berkomunitas dengan pecinta Qur;an, kita akan terpengaruh dan terbawa dalam suasana cinta Al Qur’an. Setiap orang akan selalu terpengaruh oleh agama temannya, sebagaimana telah disabdakan oleh Nabi Saw, “al mar’u ma’a dini khalilihi”, seseorang berada pada agama temannya.

 

  1. Miliki Kedekatan kepada Allah

Kedekatan kepada Allah adalah hal mutlak untuk menghadirkan kebahagiaan hakiki. Bahagia yang bercorak materi hanyalah semu dan sementara. Adapun kebahagiaan ruhani yang muncul karena kedekatan kepada Allah, akan bersifat hakiki dan abadi. Maka miliki aktivitas untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah, dengan berbagai jenis ibadah yang wajib maupun sunnah. Rutinkan diri dengan amal harian yang makin mendekatkan diri dengan Allah seperti dzikir, doa, puasa, tilawah, dan lain sebagainya.

 

Demikianlah delapan tips menjadi ibu Pintar Di Era Milenial. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.

Sumber : Cahyadi Takariawan