Cara Melembutkan Anak Nakal, Hikmah Buya Yahya

Kokoindonesia.com - Mempunyai anak yang sholih sholiha pasti menjadi dambaan setiap orangtua. Sudah bukan rahasia umum lagi kalau anak yang sholih sholiha bisa membantu orang tua kelak di akhirat.

Lalu bagaimana kalau ternyata anak kita itu bandel? Sebenarnya anak bandel itu wajar, tapi kalau bandelnya keterlaluan itulah yang harus kita teliti lebih jauh. Sejatinya seorang anak merupakan sebuah anugerah yang diberikan kepada kita semua dan tentunya sangat perlu bimbingan dan binaan agama yang kuat untuk membangun jiwa dan karakteristik seorang muslim yang sejati.

Sebagai orangtua kita dituntut untuk bisa mendidiknya dengan nilai-nilai islami, agar amanah yang tercurahkan bisa sejalan dengan apa yang diperintahkan dan dianjurkan oleh agama. Berikut ini cara membangun dan mendidik anak agar lembut hatinya sesuai dengan syariat Islam :


Langkah pertama, yaitu dengan memperbanyak Istigfar. Jika kita mempunyai anak yang bandel dan nakal, maka kita sebagai orang tua minta kepada Allah istigfar yang banyak dan diniati, berdoa kepada Allah, "Ya Allah semoga anak saya yang bandel itu kembali kembali kepada Mu." Nanti pada akhirnya akan kembali, karena Allah maha Pemberi jadi kita sebagai orang tua tidak boleh putus asa.

 


Langkah yang kedua, yaitu dengan mencintai para penuntun ilmu yang ada di kiri kanan rumah. Jika kita mendidik anak dengan didikan yang salah maka anak akan susah pula untuk di didik. Jika anak sudah terlanjur bandel maka yang harus kita lakukan bisa dengan cara hati kita disambungkan dengan madrasah diniyah misalnya, sisihkan uang untuk membantu madrasah tersebut.

 

 

Baca juga :  MasyaAllah, Keempat Artis Ini Pilih Didik Anak Jadi Hafidz Al Qur'an Ketimbang Jadi Artis

Langkah selanjutnya, yaitu yakin dengan janji Allah. Akui penyesalan kita dan sisihkan uang kita untuk di sumbangkan ke madrasah diniyah di kampung-kampung terdekat kita. Bisa dilakukan jika kita sebagai orang tua sangat menyesel jika anaknya berbuat salah.

 

Yang terakhir, yaitu dengan membantu program agama. Suatu saat nanti anaknya mendapatkan kejutan anaknya bisa berubah, karena pertolongan Allah.. Jika kita tolong anak orang maka Allah akan tolong anak kita. Jika anaknya belum terlanjur berbuat salah, maka kita sebagai orang tua dapat memasukkan anak kita ke madrasah diniyah agar anak tidak salah.

 



Jika orang tua hanya hanya menyuruh saja tapi masih pelit untuk sedekah, maka hasilnya sama saja. Minta pertolongan dari Allah dan gabung dengan program kemuliaaan. InsyaaAllah pertolongan Allah itu nyata.

 

Demikian langkah-langkah yang bisa dicoba ketika menghadapi kasus seperti di atas. Yang harus kita ingat adalah tidak ada kata terlambat dalam memperbaiki diri ataupun hal-hal yang berkaitan dengan agama Allah. Hasbunallah wani'mal wakil.